jump to navigation

KECERDASAN INTERPERSONAL 31/10/2010

Posted by ebekunt in Psikologi.
Tags:
trackback

Oleh : Kuntjojo

1. Pengertian Kecerdasan Interpersonal

Menurut Lwin et al (2008: 197), kecerdasan interpersonal adalah kemampuan untuk memahami dan memperkirakan perasaan, temperamen, suasana hati, maksud dan keinginan orang lain dan menanggapinya secara layak.

Kecerdasan interpersonal adalah kapasitas untuk memahami maksud, motivasi, dan keinginan orang lain (Prasetyo dan Andriani, 2009: 74).  Kecerdasan interpersonal, menurut Safaria (2005: 23), merupakan kemampuan dan keterampilan seseorang dalam menciptakan relasi sosialnya sehingga kedua belah pihak berada dalam situasi menang-menang atau saling menguntungkan (Safaria, 2005: 23).  Menurut Safaria (2005: 23) individu yang tingggi kecerdasan interpersonalnya akan mampu menjalin komunikasi yang efektif dengan orang lain, berempati secara baik, mengembangkan hubungan yang harmonis dengan orang lain, dapat dengan cepat memahami temperamen, sifat, suasana hati, motif orang lain.

Pilihan pekerjaan yang cocok untuk seseorang yang memiliki kelebihan pada kecerdasan interpersonalnya antara lain: guru, konselor, psikolog, psikiater, pekerja sosial, profesioal pengembangan sumber daya manusia, salesman, mediator.

2. Tiga Dimensi Kecerdasan Interpersonal

Menurut Anderson, sebagaimana pendapatnya dikutip oleh Safaria (2005, 24), kecerdasan interpersonal mempunyai 3 dimensi, yaitu: social sensitivity, social insight, dan communication.

a. Social sensitivity

Social sensitivity atau sensitivitas sosial merupakan kemampuan individu untuk bisa merasakan dan mengamati reaksi-reaksi atau perubahan individu lain yang ditunjukkan baik secara verbal maupun non verbal.

b. Social insight

Social insight merupakann kemampuan untuk memahami dan mencari pemecahan masalah yang efektif dalam suatu interaksi social, sehingga masalah-masalah tersebut tidak menghambat relasi sosial yang sudah terbentuk.

c. Social communication

Social communication merupakan kemampuan untuk berkomunikasi baik secara verbal maupun non verbal. Kemampuan berkomunikasi mencakup keterampilan untuk mendengarkan, berbicara, public speaking, dan menulis secara efektif.

3. Pentingnya Kecerdasan interpersonal

Berdasarkan pengertian yang telah dipaparkan di atas dapat ditegaskan bahwa kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan yang sangat penting bagi manusia. Menurut Lwin et al (2008: 199 – 201) dengan kecerdasan interpersonal yang baik seseorang dapat : a. menjadi orang dewasa yang sadar secara sosial dan mudah menyesuaikan diri, b. menjadi berhasil dalam pekerjaan, dan c. mewujudkan kesejahteraan emosional dan fisik. Dan untuk itulah pengembangan kecerdasan interpersonal merupakan  usaha yang harus dilakukan oleh setiap individu dengan: a. melatih dirinya berkomunikasi secara efektif, b. belajar bekerja sama dengan orang lain, c. belajar untuk memahami pikiran, perasaan, dan maksud orang lain, d. mengembangkan karakter yang mendukung aktivitas menjalin relasi dengan orang lain, misalnya ramah, rendah hati, berpikiran positif, dst.

REFERENSI

Lwin, May (et al) (2008) Cara Mengembangkan Berbagai Komponen Kecerdasan. Yogyakarta: PT INdeks.

Prasetyo, J.J. Reza dan Yeni Andriani. (2009) Multiply Your Multiple Intelligences. Yogyakarta: Andi.

Safaria, T. (2005) Interpersonal Intelligence: Metode Pengembangan Kecerdasan Interpersonal Anak. Yogyakarta: Amara Books.

Blogged with the Flock Browser
About these ads

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 25 other followers

%d bloggers like this: